Menyuguhkan informasi BPJS Kesehatan terkini dari sudut pandang yang berbeda

Sabtu, 01 Oktober 2016

Penyakit Jantung Bawaan Ditanggung JKN BPJS Kesehatan

Penyakit jantung bawaan ditanggung BPJS Kesehatan berdasarkan penuturan Dr. Erta Priadi Wirawijaya Sp.JP berikut ini --yang disadur dari facebook beliau.

"Ngga bisa disembuhkan pake obat dok?" tanya seorang wanita berusia 30 tahun yang ternyata sebelumnya berhasil melahirkan dua orang anak dengan susah payah karena sempat mengalami sesak saat melahirkan tapi alhamdullilah selamat.

"Tidak bu, kelainan jantung yg ibu miliki adalah kelainan mekanik karena penyakit jantung bawaan (PJB). Sekat antar ruang jantung seharusnya utuh, sehingga peredaran jantung kanan dan jantung kiri tetap terpisah. Sementara pada kasus ibu, sekat antar atrium / serambi jantung bolong." Sembari menunjukkan gambar dibawah. Bisa dilihat terdapat kebocoran antar serambi jantung atau Atrial Septal Defect (ASD).

"Dampaknya apa dok?"

"Darah dari jantung kiri seharusnya dialirkan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan tubuh, tapi karena ada kebocoran, sebagian malah kembali ke jantung kanan dan masuk lagi ke paru-paru. Kalau dibiarkan, hal ini akan meningkatkan tekanan darah di paru-paru (hipertensi pulmonal) yang perlahan dapat merusak sistem pembuluh darah paru sehingga tekanan darah di paru terus meningkat. Kalau rusaknya sudah terlalu parah dan tekanan paru sudah terlalu tinggi, maka aliran darah justru akan terbalik, dari jantung kanan ke jantung sebelah kiri. Kalau ini sudah terjadi, tindakan / operasi untuk menutup kebocoran sudah terlambat dan tidak bisa lagi dikerjakan."

echo jantung
gambar elektrokardiografi / echo jantung

"Apa untuk kasus saya masih bisa ditutup dok?"

"Alhamdulillah masih bu, bisa ibu lihat sendiri aliran darahnya, yang merah ini, masih datang dari sisi kiri, masuk ke kanan jantung."

"Kira-kira saya punya waktu berapa lama dok sampai paru-paru saya rusak permanen?"

"Tidak bisa diprediksi bu, tapi sebaiknya jangan ditunda. Cepat saja ditutup lubangnya."

"Bagaimana cara menutupnya dok?"

"Bisa dua cara, dengan tindakan minimal invasif bisa dimasukkan kateter / selang kecil ke arah jantung melalui pembuluh darah. Setelah berada di tempat yang bocor tadi bisa dipasang alat seperti payung bernama Atrial Septal Occluder atau ASO yang fungsinya menutup kebocoran tadi. Untuk memastikan bisa tidaknya dipasang ASO nanti dokter di RS rujukan akan memeriksa lebih lanjut apakah secara anatomis memungkinkan / tidak. Kalau tidak untuk menutupnya harus melalui operasi."

"Berapa biayanya dok?"

"Pastinya saya tidak tahu, berbeda tiap RS, mungkin di kisaran 50-100 juta."

Saat itu terlihat jelas muncul kekhawatiran di raut muka sang pasien dan keluarganya.

"Kalau soal biaya, ibu tidak usah khawatir, ibu daftar saja BPJS. Tindakannya ditanggung kok oleh BPJS."

Baca juga : Kenapa Di RS Negeri Ditanggung Tapi Di RS Swasta Tidak? 

Walau kecil, bisa saya lihat ada senyuman di muka sang ibu.

"Saya paham berita ini pasti mengagetkan ibu sekeluarga, tapi ibu tidak usah cemas, karena masih mungkin untuk diambil tindakan. Kalau sudah ditutup, insyallah ibu bisa sehat lagi nanti."

Senyum sang ibu semakin lebar lagi. Alhamdullilah beritanya diterima baik. Semoga segala sesuatunya lancar ya bu.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Penyakit Jantung Bawaan Ditanggung JKN BPJS Kesehatan

Tampilkan Komentar